Pemprov Kepri Dorong Kesetaraan Gender Dengan Anggaran Yang Cukup
Diungkapkan Gubernur, manusia sebagai tujuan akhir dari pembangunan bukan hanya alat dari pembangunan seperti bagaimana mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan dan pendidikan.
" IPM dibentuk tiga dimensi dasar seperti umur panjang dan hidup sehat (a long and healthy life), pengetahuan (knowledge) dan standar hidup layak (decent standard of living)," jelasnya.
Sedangkan IDG ujarnya, menunjukkan apakah perempuan dapat secara aktif berperan serta dalam kehidupan ekonomi dan politik. IDG menitikberatkan pada partisipasi, dengan cara mengukur ketimpangan gender di bidang partisipasi politik, pengambilan keputusan (sosial) dan aksesibilitas terhadap sumber daya ekonomi.
Gubernur menjelaskan IDG terdiri tiga dimensi yakni keterwakilan di parlemen dengan indikator persentase anggota parlemen laki-laki dan perempuan, pengambilan keputusan dengan indikator persentase pejabat tinggi, manajer, pekerja profesional dan teknisi, distribusi pendapatan dengan indokator persentase upah buruh non pertanian disesuaikan antara laki-laki dan perempuan.
"Capaian IDG Kepulauan Riau tahun 2020 sebesar 61,58 persen. Memang angka ini masih di bawah nasional. Namun kita tetap akan berupaya agar IDG bisa terus naik melalui dukungan pemerintah provinsi dengan berbagai program," pungkasnya.
Dalam video conference tersebut Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad didampingi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dra. Hj. Misni, Kepala Kesbang Pol Ir. H. Lamidi, Ketua PKK Kepri Dra. Hj. Dewi Kumalasari MPd dan sejumlah pejabat lainnya.
AFIO
Read more info "Pemprov Kepri Dorong Kesetaraan Gender Dengan Anggaran Yang Cukup" on the next page :
Editor :M Ravi