Fathir, Sosok Politisi Muda Yang Kini Jabat Waka I DPRD Tanjungpinang
Noviliandri fathir
NUSAPOS.COM, TANJUNGPINANG - Bersinar dari harapan orang tua untuk memajukan dunia Pendidikan, ini lah seorang pria yang berusia 34 Tahun Novaliandri Fathir yang saat ini menjadi amanah rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang sebagai Wakil Ketua I DPRD Tanjungpinang.
Sapaan akrabnya Fathir, ia mulai berkecimpung di dunia politik sejak tahun 2012. Saat itu dirinya bertemu dengan Ade Angga dan melekat di Partai Golkar, tentunya hal tersebut baru pertama kalinya ia masuk ke partai.
Perlu diketahui, kisah perjalanan Politisi Partai Golkar ini Lika liku kehidupan yang keras membuat dirinya semakin bekerja keras untuk capai kesuksesan.
Ia mengakui dirinya merantau ke daerah atau kota-kota yang besar karena tantangannya pasti berbeda yakni di Surabaya.
"Pola pikir saya kalau mau sukses belajar di kota-kota besar dulu, pasti tantanganya besar dan berbeda. Awalnya saya ke Surabaya kebetulan ada saudara saya, tak lama itu berjalan waktu saya mencari pengalaman dengan bekerja, dan allhamdulillah saya mendapatkan nya," tutur Fathir.
Pria kelahiran pada tanggal 27 November 1986 ini mengenyam Pendidikan Dasar sampai tingkat SLTA di Kota Tanjungpinang.
Pendidikan yang di enyamnya di SD 005 Tanjungpinang, SMPN 4 Tanjungpinang, SMAN 1 Tanjungpinang jurusan IPA dan Lulus tahun 2004.
Usai tamat sekolah ia langsung menjejaki dengan merantau ke Kota Surabaya. Permulaan nya tersebut ia mendapatkan pekerjaan sebagai cleaning servis di Rumah Sakit Dr Soetomo Surabaya.
"Usai tamat sekolah saya tidak kuliah, tapi saya kerja dahulu karena saat itu kondisi ekonomi agak sulit, ya bisa di katakan susah karena orang tua dua-duanya sebagai guru, tentunya saya harus mandiri," tandasnya.
Berawal pertama menginjak bangku kuliah, Fathir mendapatkan tugas dan mulai menekuni kuliah di Universitas Satria Makasar Jurusan Hukum.
Kisahnya juga ia ternyata pernah memegang 5 perusahaan dan telah selesai pendidikan S2 di Uniba Batam.
Tak luput dari itu, Fathir menceritakan khilas balik terjun ke dalam dunia politik yang dimana awalnya ber cita-cita orang tuanya saat itu ingin memajukan dunia pendidikan, dikarenakan latar belakang kedua orang tuanya seorang Guru.
"Bapak saya guru di SMA, Ibu saya guru di SMP sehingga dapat menyerap aspirasi masyarakat, khususnya dari guru-guru juga," urainya.
(Oppy).
Editor :M Ravi
Source : Oppy Afio